Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

Tangga (Puisi)

Menuding hari-hari yang lewat dengan hanya bisu Memberikan titah kebebasan atau hanya satu pilihan Satu kau pilih nafsu atau selamanya terbelenggu Hati itu tak tau memilih jalannya Sang manusia  kau mau berbuat apa? Hanya tangga untuk dinaiki yang sekarang kau buang Hanya langkah tak sepadan  yang malu kau tunjukan Apakah petani menilai padi dilihat dari biji? Apakah Tuhanmu tak mengajarkan bagaimana cara berdiri? Kau  hanyalah seonggok durjana yang mengaku mulia Seolah tau segalanya padahal secuil pun kau tak punya Menyatakan hanya bermodal pikiran yang menyesatkan Akan sebagai apa manusia tanpa tangga? Sebatas makhluk kasat mata yang tak sadar salahnya Kau hanya membutuhkan tangga wahai manusia Untuk menuju batas waktu yang melampauimu Agar kau menyeberangi tau yang sebenarnya tak kau tau Supaya kau menyadari keterbatasanmu Dan langkahmu biar tak menuju jalan yang buntu Aku tau kau butuh tangga sebagai tuju Agar ia mengajakmu menuju detik demi masa dan waktu

Abdul Dan Salam (cerpen)

Desember pagi itu langit tak tampak ceria, mendung berbaris menghadang cahaya, mentari pun malas-malas menunjukan dirinya. Setelah menjalani aktivitas di pagi-pagi buta, aku beranjak dari mushalla menuju kamar mengambil peralatan mandi. Sebenarnya lebih nyaman merebahkan diri sebentar, kemudian pergi mandi. Tapi pagi itu aku mempunyai janji untuk menjemput temanku di stasiun kota. Aku berangkat menggunakan sepeda motor menembus embun sejuk sisa-sisa hujan tadi malam. Suara knalpotku memecah konsentrasi para petani yang sedang tandur, membuat mereka berpaling melihatku. Di suatu hari saat malam ied fitri, aku pergi ke kota karena ada keperluan, dengan suara knalpot yang tidak karuan—atau biasa disebut knalpot brong—di waktu yang sama terdapat sekelompok polisi yang sedang beroperasi. Saat itu pun kejar-kejaran antara aku dan polisi tak terelakan. Namun, saat pagi itu aku memilih jalan tikus untuk pergi ke stasiun, sehingga aku pun bisa dengan santai dalam perjalanan. Aku pun sampai pada...